Senin, 30 Maret 2026

LOGIKA PERHITUNGAN SKALA

Oleh:Wandi, Keluarga Sunda Agregat
Knowledge Inspiration of Indonesia

HATI HATI MAFIA PENDIDIKAN DAN PENYESATAN

Basic utama dalam menggambar pada software  Arsitek dan Teknik Civil adalah Skala.

Dimulai dari Perencanaan perhtuangan Volume hingga detail pada potongan gambar.

Namun demikian perhitungan dimensi skala akan berakibat fatal jika belum fasih ataupun belum paham dalam mempergunakannya, karena hampir seluruh software berpatokan pada Skala 1000.

Dan yang harus dan perlu diketahui
Perbandingan Skala yang dipakai diluar Negeri 1:1=1000
Sedangkan systematika perhitungan Skala di Indonesia memakai  1:1=100
Sepuluh kali lipat berbeda dengan perhitungan nominal di Indonesia
Contoh:
Diketahui luas area siteplan adalah 10X10, maka dengan secara perhitungan kalkulus (kalkulasi) nilai volume adalah 100.

Benar 100 karena nilai nominal tersebut didapat berdasarkan kalkulasi nilai baku 10X10 tanpa Skala.
Agar Seluruh Artikelnya Lengkap, BACA JUGA‎K D B Koefisien Dasar Bangunan Serta Cara Memploter Pembagian Lahan (Siteplan), Dengan Mudah dan Praktis

BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
Video Call dan Pengantar Berkas Gigabyte Lintas Negara dan Dunia, Unlimited Tanpa Limit dan Batasan

Maka jika memakai nilai perbandingan, skalanya adalah 1:100.
BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
Adapun nilai nominal angka 100  adalah perbandingan 1 centimeter untuk satu meter.

Akan terjadi kesalahan  perhitungan luas volume pada saat memakai Skala 1:1000.
Karena pada implikasinya nilai skala tersebut 10 kali lipat lebih besar dari nilai perbandingan yang telah disepakati yaitu 100 cm adalah 1 meter .

Sedangkan jika memakai Skala 1: 1000 , 1 meter adalah 1000 cm ataupun 1000 cm =10 meter.

Terjadinya kesalahan perhitungan tersebut karena yang dijumlah adalah angka nominalnya, tanpa adanya konfirm penjabaran milimeter atau centimeter

BACA JUGA ASPIRASI

Dengan demikian jika kita menghitung luas area volume dengan mempergunakan Software maka angka luasan tersebut harus dikonversikan dulu ke 100 sehingga sesuai dengan luas volume  yang sebenarnya berdasarkan kesepakatan perhitungan perbandingan centimeter kemeter, karena Logika Realistisnya akan dipermalukan dan ditertawakan sebab 10X10=1000.
BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
Conversi Skala
Belum lama ini, tepatnya pada tanggal 25/02/2023 saya diberi pekerjaan Gambar oleh seorang Rekanan yang dikirim dari HAWAI.

Sebenarnya gambar tersebut tidaklah Rumit, hanya membuat View Kolam Renang dan Potongan.

Akan tetapi pada saat saya melihat dimensi gambar denah.
Be..... ukurannya bukan berskala1:100 ataupun 1:1000, tapi memakai hitungan Feet ('emoticon-Winkdan Inc (")
Scale: 1/4" = 1' - 0"
BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
Gb.1

Hmmm... tes IQ gumam saya.
Tanpa pikir panjang lagi saya buat patokan
Note Proportional Convertion
1 Feet = 39.48 cm
1 Inc = 2.25 cm
BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
Gb.2

Skala Logika Nilai Nominal Proporsional
Adapun setelah saya konversikan dan dibulatkan, nominal ukuran-ukuran tersebut sbb
30' X 30.48 = 914.4 atau 90 m
8' X 30.48 = 243.84 atau 24 m
Panjang 30'+8'' = 38' atau 114 m
Lebar 15' X 30.48 =  457.2' atau 45 m
Telasar 4' X 30.48 = 121.52 atau 12 m, dst

Timbul kembali pertanyaan pada diri saya, apakah mungkin kolam Renang  panjangnya 114 m seukuran dengan Telaga,
Maka saya Konversikan kembali ke skala 1:100

BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA

Akhirnya didapat ketentuan baku Made in Indonesia
Panjang
30' X 30.48 = 914.4 atau 90 m =>9 m atau 900 cm
8' X 30.48 = 243.84 atau 24 m =>2.4 m atau 240 cm
9 m + 2.4 m = 11.4 m dibakukan menjadi 12 m atau 1200 cm

Lebar
15' X 30.48 =  457.2' atau 45 m =>4.5 m

Telasar
4' X 30.48 = 121.52 atau 12 m, dst =>1.2 m atau 120 cm

Jika tidak dikonversikan terlebih dulu, nilainya akan menjadi 3X lipat ataupun 3000 sama dengan 30 m /1 m

Akhirnya setelah dirsesuaikan dan direvisi ditemukan kesepakatan Panjang 12 m dan Lebar 4M 

Tapi Bingungnya sedunia kembali, karena sampai berpindah pindah tangan hingga nyasar ketangan saya
😁😁😁 Beres ya Kang Mas 🙏

,

Analogi Skala
Sebenarnya perhitungan Feet('emoticon-Winkdan Inc (") tidak dapat diasimilasikan dengan perhitungan nilai Meter dan Centimeter, mengingat memiliki perbedaan yang sangat signifikan
Yaitu:
1 Meter = 100. cm =>1000 mm
1 Cm    = 10 mm
1 Feet    = 30,48 cm =>304,9 mm
1 Inc.    = 2,54 cm =>25,4 mm
Maka jika direalisasikan pada hitungan nilai momimal Skala Gambar, hasilnya akan sangat jauh berbeda dengan kondisi lapang ataupun Siteplan.

Default Skala
Pada dasarnya ukuran skala bukan menjadi sebuah ketentuan dasar untuk menggambar, akan tetapi sebagai patokan agar gambar dapat diproyeksikan dan dipetakan secara proporsional pada ukuran bidang yang digambar.

Ukuran presisi Gambar manual yang dibuat dengan Mistar (penggaris) tidak akan bisa sama dengan dimensi ukuran gambar yang dibuat pada komputer karena adanya keterbatasan ukuran kertas.

Namun demikian, ploter perbandingan ukuran dimensi skala tetap dipakai agar gambar sesuai dengan ukuran jarak ataupun besar kecil ukuran perbandingannya seperti halnya manual dengan Mistar (penggaris).

Artinya, besar dan kecil perbandingan skala disesuaikan dengan ukuran kertas yang akan dicetak pada Printer dengan Skala Gambar Kerja ataupun gambarnya yang diskala dan ukurannya tetap baku tidak dirubah.
Mis
Skala 1:1=1 meter/ 100cm
Skala 1:100= 100 cm/1meter.


Bayangkan jika ukuran dimensinyapun ikut di Skala, terutama civil lapangan mereka harus menghitung dulu jarak bagian per bagian agar sesuai dengan kondisi lapangan.

Contoh Perubahan Skala
Jika Diperbesar, dan dimensinya turut diskala
1:50=2 meter ataupun 200
1:25=4 meter ataupun 400
Atau diperkecil
1:150=75 
1:200=50
Sehingga tidak jelas ketentuan bakunya 🤔😌😱

Daripada Praktek dan langsung bekerja, Civil Lapangan akan ampar tiker kemudian Tidur karena bingung.
Penerapan Angka Dimensi
Secara selintas penerapan angka dimensi gambar, baik center ataupun simetris tidak ditemui kendala masalah karena angka nominalnya tidak ada perbedaan.

Akan tetapi pada saat Civil lapangan mulai melakukan CUT & FILL mengikuti alur bekisting gambar kerja.
Terjadi kesalahan yang teramat fatal dan signifikan karena Totalitas Area Dimensi pada Volume ukuran Siteplan dilapangan menjadi berubah Total

Permasalahannya
Dimensi Jarak ukuran gambar center, dengan penerapan dimensi ukuran gambar simetris memiliki Realita ukuran perbedaan hitungan setengah lajur.

Lihat Perbedaannya:
gambar 1 Volume 16 M2
BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
Gambar 2 volume 17 M2

BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
sesuai dengan ketebalan dinding.

SKALA SATELIT VS MANUAL
Sebagai seorang Drafter ataupun Mapping Siteplan dituntut kesabaran dan ketelitian, karena Resiko seorang Drafter Maju Kena - Mundur Kena, tanpa bisa mengelak untuk beralasan kekanan ataupun kekiri karena harus dapat memploter Keakurasian ukuran baik dengan Skala ataupun tanpa Skala.
BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
Didalam artikel ini saya mengungkap sedikit permasalahan yang berakibat fatal pada sebuah Proyek, yaitu antara perbandingan Skala Satelit dengan Manual.

Pada saat mapping menarik garis manual pada gambar siteplan tidaklah mengalami masalah, realita ukurannya Riil karena banyak hal-hal yang dapat dijadikan Patokan, misalnya saja Atap Rumah ataupun bidang-bidang yang dapat dengan mudah dianalisa normalisasi Jaraknya serta Area Volumenya..
BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
How to Make Animations Fast and Lightweight with GoogleSketchup For Architects

Akan tetapi terjadi perubahan pada nilai Area pada saat melampaui ukuran100 meter karena menjadi 1 hektar ataupun 100 meter = 1 hektare
atau sama dengan 1:1.000.000 m = 100.000.000 cm.

Perubahan tersebut dimungkinkan karena Skala Automatic Jarak Satelit diatas permukaan tanah.
Sedangkan pada saat menandai jarak dilakukan manual.
Note::
Didalam file Autocad terdapat Konversi
1 Kilometer =100.000 cm. =1000 m Area = 1.000.000 m2, yang seharusnya
Area = 1.000.000 cm2

BACA KEMBALI LAILATUL QADAR

Namun demikian untuk lebih efektive, Sebaiknya Volume Area Kilometer Tidak Dibakukan, karena Nilai Nominalnya akan selalu berubah sesuai dengan Ukuran lebar bidang.

Karena Kilometer lebih ditujukan untuk ukuran Empat Persegi Panjang
Dan sebagai salah satu Contohnya adalah Pembangunan Jalan ataupun Infrastruktur

Ok, Silahkan Download Filenya dengan menekan Gambar Dibawah ini untuk lebih jauh dianalisa
BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA

Adapun untuk melakukan perhitungan pada area perbukitan selain bidang datar, diberlakukan perhitungan CUT & FILLataupun PERHITUNGAN VOLUME RANGKABAJA
Yaitu Luas Area Volume X Tinggi : 2

Note:
‎Kini Tahun 2025 sepertinya Google Earth telah  memperbaiki kekurangan- kekurangannya karena setelah saya memploter siteplan untuk wilayah  Masjid Agung Al-Aqhsa Sudah bisa di Pertanggung Jawabkan karena telah sesuai dengan kondisi lapangan yaitu 1:1 m atau 1:100 cm dengan hasil akurasi 2,1 Hektare sekian

BEKERJA DENGAN HITUNGAN SKALA
Namun demikian kita harus tetap teliti dalam setiap pekerjaan, serta
‎Berlakulah Bijak dalam Setiap Pengambilan Keputusan
‎Semoga Bermanfaat ❤️ BogorJan2025

Menghitung Volume
Pada saat menghitung Volume, jauhkan Rasional Angka skala, karena skala khusus ditujukan hanya untuk memploter gambar pada ukuran kertas.
BACA ARTIKELNYA ‎CARA MENGHITUNG AREA VOLUME SITEPLAN DENGAN MUDAH

Maka untuk menghitung Volume nilai baku yang dijadikan basic penghitungan adalah 1:1
Ataupun 1 = 1 meter

Ada dua cara kemudahan untuk mencetak Gambar dengan presisi yang disesuaikan dengan Jenis Kertas.
👉 Kop Block digroup, kemudian diperbesar ataupun diperkecil (disesuaikan) dengan gambar
👉 Gambar digroup, kemudian diperbesar ataupun diperkecil (disesuaikan) dengan KopBlock

Note
Tujuan KopBlock ataupun Gambar  digroup sebelumnya, agar pada saat dilakukan pengaturan peletakan pada posisi presisi, tidak terjad perubahan baik pada gambar ataupun KopBlock.
Dan saya sendiri lebih suka meng group KopBlock untuk disesuaikan dengan gambar
Semoga Bermanfaat, Bogor2020💗

 
PELAJARAN PATERN RIGHT KELUARGA SUNDA AGREGAT BOGOR INDONESIA
INDUSTRI KREASI & INSPIRASI






CARA MUDAH & PRAKTIS BUAT DAFTAR SEWA AUTOMATIS


CARA MUDAH BUAT KORELASI & INPUT DATA

CARA MUDAH BUAT EXPIRE AUTOMATIS


CARA MUDAH BUAT ANIMASI
ALASAN SAYA SELURUH BENTUK PLANIT BULAT
Seluruh Planit Berasal Dari Hal Yang Sama, dan Berakhir Ditempat Yang Sama
Ruang lingkup Hampa Udara pada Antariksa mengakibatkan bentuk dari seluruh planit-planit bulat.
Adapun terjadinya hal tersebut akibat dari keseimbangan tekanan udara hampa; sama halnya dengan keseimbangan tekanan air yang membentuk efeksitas gelembung- gelembung, terkecuali sampah galactica ataupun droid yang gagal menjadi planit.
SUDUT PANDANG AQLI

Maka jika mencari Ujung Dunia, jangan jauh-jauh bepergian, karena Ujung Dunia berada dibelakang kita letaknya
KUTUB PLANIT

ITUPULA SEBABNYA MENGAPA HANYA DIPLANIT BUMI TERJADINYA PETIR & GLEDEK?
BACA PENJELASAN PADA MANAJEMEN FUNGSI KEHIDUPAN

Serta Adanya Analisa GRAVITASI VS HUKUM GRAVITASI


Adapun Salah Satu Pemicu SUBRO Hingga QUBRO adalah CORONA



Manusia Dan Mahluq hidup lainnya bergerak secaraROBOTIK BERDASKAN  MAGNET LISTRIK MAHA CANGGIH YANG DICIPTAKAN ALLAH

Serta Berbagai Kontroversi Pembelajaran Yang Harus Diketahui Yang Kesemuanya Bisa Juga Dibaca Disini https://m.kaskus.co.id/@wandi2000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDEX

ANIMASI STUDIO BOGOR UNTUK BELAJAR DIALAM NYATA BUKAN BELAJAR DIALAM KHAYAL ISI ARTIKEL DOWNLOAD  AHA MESSENGER GIGABYTE  Video Call & P...