Oleh:Wandi, Keluarga Sunda Agregat
Knowledge Inspiration of Indonesia
Mak meminta ijin pada kedua orang tua angkatnya untuk melanjutkan kembali perjalanannya yang tertunda.

Aki Narsan (nama ayah angkat emak), mengijinkan serta mengantarkannya hingga diperbatasan antara Bogor dan Leuwi Liang karena pada saat tersebut masih dalam suasana kisruh Pemberontakan G30SPKI.
Mak yang sudah mulai mengerti dengan keadaan, kembali berjalan seorang diri hingga sampai pada tujuannya.
Video Call dan Pengantar Berkas Gigabyte Lintas Negara dan Dunia Unlimited, Tanpa Limit dan Batasan
Setelah Dewasa makpun menikah……
Namun demikian, Emak Wati tidak menceritrakan secara detail kehidupan dan kisah kasih romantiknya saat sebelum menjadi Istri Bapak di bogor, dan akupun tidak terlalu detail untuk menanyakannya, hanya sedikit yang ia ceritarakan.
Ada dua orang lelaki bersahabat yang memperebutkan, dan Emak lebih memilih bapak.
Pada saat saya masih 2 bulan didalam kandungan, Emak dan Bapak cerai karena bapak kimpoi lagi dengan Mantan Istri Adik Emak (Mang Mista).
Saat itu bapak masih bekerja di IPB MP Sidiq dan rumah Istri barunya dibelakang kantor yaitu Kampung Ciheuleut.
Tak lama kemudian Ibu mendengar Khabar, Bapak diberhentikan dari tempat kerjanya.
Dilahirkan di Kebon Jahe Tahun 1962.
Emak berusaha banting tulang untuk mencukupi kebutuhan hidup, karena bapak tidak perduli sama sekali pada saya sebagai anaknya.
Jangankan merawat dan mendidik, sedikit memberikan perhatian untuk sekedar memberikan nafkahpun tidak pernah.
Saya tidak memiliki adik ataupun kakak, hanya hidup berdua dengan emak dalam kondisi hidup Prihatin.
Saya diajar untuk hidup mandiri, berusaha berjuang dan mengenyam semua Realita Hidup.
Emak berusaha banting tulang untuk mencukupi kebutuhan hidup, karena bapak tidak perduli sama sekali pada saya sebagai anaknya.
Jangankan merawat dan mendidik, sedikit memberikan perhatian untuk sekedar memberikan nafkahpun tidak pernah.
Saya tidak memiliki adik ataupun kakak, hanya hidup berdua dengan emak dalam kondisi hidup Prihatin.
Saya diajar untuk hidup mandiri, berusaha berjuang dan mengenyam semua Realita Hidup.
Tahun 1965 Hijrah Ke Kampung Kebon Kopi
Meskipun Uwak (almh) memilki banyak rumah, akan tetapi emak tidak ingin menjadi beban uwak, maka kemudian Emak dan Saya hijrah pindah ngontrak keKampung Kebon kopi.
Memulai hidup dilain kampung tidak merubah gaya hidup, saya dan emak tetap dalam keadaan prihatin berjualan Pecal hanya untuk menyambung hidup.
Dituntun Emak antri berjejer dari Ujung Pohon Asem Merdeka Ciwaringin hingga tempat pembagian beras di PASAR ANYAR; tepatnya pas tanjakan penyebrangan Rel Kereta Api DKA, menunggu giliran untuk mendapatkan sumbangan Dua Liter Beras (kisaran Tahun 1967-1970)
Dan ternyata kondisi tersebut kini terulang kembali.
Peralihan Masa ORBA ke Masa DIGITAL (Era Pembodohan)
Kini saya yang menuntun Anak menunggu istri antri berjejer untuk mendapatkan BLT (2022-2023 entah sampai kapan!)
Saya memang amat nakal saat kecil, hingga pada suatu sore seusai nonton Film lari melepaskan pegangan tangan dari emak dan tertabrak motor hingga terpental jauh ±3 m, masuk kedalam got didepan rumah tua yang saat ini telah menjadi Mawar Super Market oleh mahasiswa IPB dari Malaysia dan kawannya yang saat itu domisilinya di Asrama Latimojong Semeru bersebelahan dengan Alghazali.
Anehnya saya tidak terluka, bahkan tidak lecet sama sekali, hanya pingsan entah untuk berapa lama.
Dia memberikan Photo yang sedang di Plonco sebagai kenang-kenangan, tapi saya sudah lupa namanya, dan pada akhirnya mahasiswa tersebut mengangap saya sebagai adiknya.
Mungkin dikarenakan tidak pernah ada balasan dari emak yang memang tidak bisa baca tulis, hanya bisa bahasa arab akhirnya gak pernah ada surat yang datang lagi.
Dari kecil hingga dewasa saya dan emak hidup berdua ngontrak rumah, dari rumah yang satu kerumah yang lainnya, berpindah pindah terus.
SD dan SMP saya lalui tanpa adanya perubahan hidup sama sekali, bahkan setelah lulus SMP saya sempat menganggur selama satu tahun, dan masuk ke SMA karena dipinjami uang oleh Ayah teman Sekolah saya pada saat di SMP.


SMA YP 17 Bogor, Aku ngelel kayak guk-guk
Sambil sekolah, saya bekerja di Inti Teknik, Maintenance Istana Bogor 1982 bagian service dan pemeliharaan barang-barang Elektronik.

Saat itu saya tidak naik kekelas tiga, karena Alpa selama tiga bulan.
Akhirnya saya berhenti bekerja karena tidak bisa fokus pada pelajaran.
Tahun 1983 Masuk Partai Politik Dan Menjadi Anggota Dewan, Saat itu masih Satu Atap dengan MPR
Meskipun Masih Sekolah saya sudah masuk Partai, saat itu hanya ada 3 Partai setelah sebelumnya 38 Partai.
Dan saya langsung mendapatkan kepercayaan didalam kepengurusan Partai.
Bahkan diperebutkan oleh ketiga Partai diwilayah Kebon Kopi....
Seandainya menjadi Anggota Partai di Kedewanan (DPR) seperti saat ini, mungkin hidup saya dan Emak tidak akan terlunta-lunta.
Dapat Gaji Besar, Fasilitas Mewah pokoknya +++ lah
Sedangkan pada saat itu tidak mendapatkan Gaji bahkan Fasilitas Mewah...
Uang Insentif dan Sembakopun hanya kadang-kadang.
Setelah lulus sekolah, sulit sekali mencari pekerjaan sehingga kembali harus menganggur dan hanya bisa membantu emak pulang pergi memikul barang dagangan.
Saya mulai Buka Service Elektronik, Instalatir Listrik, Buat Janur, Kuli Suruhan pokoknya apapun dikerjakan asalkan halal, karena tetap memegang teguh pada nasihat Emak.
Saya tidak terbawa arus lingkungan, serta tidak pernah bergaul terlalu jauh, saya bisa membatasi diri.

Dan untuk menghilangkan kejenuhan, saya bermain musik serta mengikuti beberapa kali ajang festival, dari group yang satu ke group yang lain, dari satu kampung kekampung yang lainnya sebagai Drummer Bookingan. 💗Bersambung Kebagian 3
Cerita Bersambung Halaman

PELAJARAN PATERN RIGHT KELUARGA SUNDA AGREGAT BOGOR INDONESIA
INDUSTRI KREASI & INSPIRASI
CARA MUDAH & PRAKTIS BUAT DAFTAR SEWA AUTOMATIS
CARA MUDAH BUAT KORELASI & INPUT DATA
CARA MUDAH BUAT EXPIRE AUTOMATIS
CARA MUDAH BUAT ANIMASI
Seluruh Planit Berasal Dari Hal Yang Sama, dan Berakhir Ditempat Yang Sama
Ruang lingkup Hampa Udara pada Antariksa mengakibatkan bentuk dari seluruh planit-planit bulat.
Adapun terjadinya hal tersebut akibat dari keseimbangan tekanan udara hampa; sama halnya dengan keseimbangan tekanan air yang membentuk efeksitas gelembung- gelembung, terkecuali sampah galactica ataupun droid yang gagal menjadi planit.
SUDUT PANDANG AQLI
Maka jika mencari Ujung Dunia, jangan jauh-jauh bepergian, karena Ujung Dunia berada dibelakang kita letaknya
KUTUB PLANIT
ITUPULA SEBABNYA MENGAPA HANYA DIPLANIT BUMI TERJADINYA PETIR & GLEDEK?BACA PENJELASAN PADA MANAJEMEN FUNGSI KEHIDUPAN
Adapun Salah Satu Pemicu SUBRO Hingga QUBRO adalah CORONA
Adapun terjadinya hal tersebut akibat dari keseimbangan tekanan udara hampa; sama halnya dengan keseimbangan tekanan air yang membentuk efeksitas gelembung- gelembung, terkecuali sampah galactica ataupun droid yang gagal menjadi planit.
SUDUT PANDANG AQLI
KUTUB PLANIT
Serta Adanya Analisa GRAVITASI VS HUKUM GRAVITASI
Kontradiksi Teori Global Warming Vs Global Boiling
ASAL MUASAL NENEK MOYANG MANUSIA
Manusia Dan Mahluq hidup lainnya bergerak secaraROBOTIK BERDASKAN MAGNET LISTRIK MAHA CANGGIH YANG DICIPTAKAN ALLAH
WEBSITE KREASI SAYA
Animasi Studio Bogor - AHA Messenger Gigabyte - Agregat Architect Bogor - Internet Visual Aniimasi
Absensi Komuk
facebook.com/wandi2000
Animasi Studio Bogor - AHA Messenger Gigabyte - Agregat Architect Bogor - Internet Visual Aniimasi
Absensi Komuk
facebook.com/wandi2000
Presentation
Keluarga Sunda Agregat - YouTube
Keluarga Sunda Agregat - YouTube



Tidak ada komentar:
Posting Komentar